Ciledug, 2 Oktober 2026 — Gelaran GEMA (Gelar Maslahat) dalam rangka Milad ke-112 Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang diselenggarakan oleh Al-Irsyad Al-Islamiyyah Ciledug pada Sabtu, 26 September 2026, menghadirkan beragam karya dan penampilan peserta didik.
Dari berbagai penampilan yang ditampilkan, salah satunya mendapat perhatian dari Majelis Kaderisasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pusat. Perhatian tersebut diberikan kepada presentasi MABADI X PANCASILA, yang dinilai memiliki gagasan menarik dan relevan untuk terus dikembangkan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Ustadz Saleh Gisymar, S.H., M.H. dari Majelis Kaderisasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pusat hadir di Al-Irsyad Al-Islamiyyah Ciledug pada Jumat, 2 Oktober 2026. Sebelumnya, beliau memperoleh informasi mengenai sejumlah penampilan yang ditampilkan dalam GEMA.
Apresiasi ini bukan dalam pengertian menetapkan satu penampilan sebagai juara atau yang paling baik dibandingkan penampilan lainnya. Perhatian tersebut lebih merupakan bentuk penghargaan terhadap sebuah gagasan yang dianggap memiliki nilai dan penting untuk mendapat perhatian lebih.
Salah satu hal yang menarik dari MABADI X PANCASILA adalah upaya peserta didik menghubungkan nilai-nilai Mabadi Al-Irsyad dengan nilai-nilai Pancasila. Penyajian tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk mengenal nilai, memahami konteks, serta melihat keterkaitan antara nilai keislaman dan kehidupan kebangsaan.
Hal ini menjadi semakin penting dalam membangun generasi yang melek nilai, melek wawasan, dan mampu membaca persoalan di sekitarnya. Pendidikan tidak cukup hanya membuat anak mampu menghafal dan menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong mereka untuk memahami, berpikir kritis, berdialog, dan mengambil sikap berdasarkan nilai yang diyakini.
Karena itu, perhatian terhadap presentasi MABADI X PANCASILA menjadi sebuah catatan positif bagi Al-Irsyad Al-Islamiyyah Ciledug. Karya tersebut menunjukkan bahwa peserta didik dapat diajak membicarakan gagasan yang lebih luas dengan cara yang sesuai dengan usia dan dunia mereka.
GEMA pun menjadi lebih dari sekadar panggung untuk menampilkan karya. Ia menjadi ruang untuk memperlihatkan proses berpikir, keberanian menyampaikan gagasan, kemampuan berkolaborasi, serta tumbuhnya kesadaran peserta didik terhadap nilai dan lingkungan sekitarnya.

Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Majelis Kaderisasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pusat atas perhatian, apresiasi, dan support yang diberikan kepada Al-Irsyad Al-Islamiyyah Ciledug. Perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bertumbuh, berkarya, dan menghadirkan proses pendidikan yang menumbuhkan generasi yang sadar, kolaboratif, dan bermanfaat.

Semoga perhatian dan dukungan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terus menumbuhkan generasi Al-Irsyad yang melek nilai, melek wawasan, mampu berpikir kritis, serta siap menghadapi tantangan zamannya.




